A. Latar Belakang
Kemdikbudristek telah menetapkan Visi Pendidikan Indonesia sebagai panduan dalam merumuskan kerja pendidikan, yakni "Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong, dan berkebinekaan global".
![]() |
| Enam Profil Pelajar Pancasila sebagai Dasar Pendidikan |
- Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak mulia
Pelajar Indonesia yangberakhlakmulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaan serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari- hari.
- Berkebinekaan Global
Pelajar Indonesia mempertahankan budaya luhur, loyalitas, dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lainnya, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan terbentuknya budaya baru yangpositif dan bertetangga dengan budaya luhur bangsa.
- Gotong Royong
Pelajar Indonesia memiliki kemampuan gotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan.
- Mandiri
Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya.
- Bernalar Kritis
Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antar berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya.
- Kreatif
Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan suatu yang orisinil, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.
![]() |
| Sumber: Kemendikbudriatek |
- 24,4% peserta didik berpotensi mengalami insiden perundungan di satuan pendidikan dalam satu tahun terakhir
- 22,4% peserta didik menjawab “Pernah” pada pertanyaan survei yangmenunjukkan potensi insiden kekerasan seksual
- Masuk ke halaman situs https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id/
- Klik tombol “Masuk sebagai Satuan / Dinas Pendidikan” di halaman ini (raporpendidikan.kemdikbud.go.id/)
- Pilih akun Google dengan alamat email berakhiran @dinas.belajar.id atau @admin.jenjang.belajar.id
![]() |
| Platform Rapor Pendidikan |
- Ketika Anda mengakses Rapor Pendidikan dan kemudian muncul halaman "Anda Tidak Memiliki Akses". Hal tersebut bisa muncul karena:
- Anda menggunakan akun email pribadi. Untuk itu, silakan masuk menggunakan Akun Belajar.id yang berakhiran @dinas.belajar.id, atau @admin.jenjang.belajar.id
- Anda bukan kepala satuan pendidikan, dinas pendidikan daerah, atau operator sekolah.
- Anda belum memiliki Akun Belajar.id
- Anda belum mengaktifkan Akun Belajar.id
- Jika, Anda sukses dapat mengakses Rapor Pendidikan kemudian akan muncul halaman berikut:
![]() |
| halaman Rapor Satuan Pendidikan |
- Mutu Hasil Belajar Peserta Didik
- Iklim Keamanan dan Inklusivitas di Satuan Pendidikan
- Kompetensi GTK, dan
- Menilai kualitas pendidikan satuan pendidikan dengan Melihat Keseluruhan Data
- Laporan Rapor Pendidikan: berisi keseluruhan indikator dan nilai yang dicapai satuan pendidikan berdasarkan hasil Asesmen Nasional
- Rekomendasi PBD: berisi rekomendasi perencanaan berbasis data (PBD) dengan menampilkan 5 indikator prioritas Kemendikbudristek (literasi, numerasi, karakter, keamanan, dan kebhinekaan).
- Uraian Kegiatan Arkas: berisi rekomendasi kegiatan yang dapat dilaksanakan satuan pendidikan (berdasarkan rekomendasi PBD) dan kode kegiatan ARKAS terkait.
- Prioritas Rekomendasi: rekomendasi PBD dengan menampilkan 5 AKAR MASALAH UTAMA berdasarkan nilai terendah dari indikator prioritas level 1.
- Seluruh Rekomendasi: rekomendasi PBD dengan menampilkan SELURUH AKAR MASALAH berdasarkan nilai terendah dari masing-masing indikator prioritas level 1.















